Madonna Dianggap 'Murtad' oleh Para Rabi Kabbala

Kapanlagi.com - Penyanyi Madonna baru-baru ini mendapat kecaman keras dari para rabi (pendeta Yahudi) penganut Kabbala di Yerusalem. Pasalnya dalam album terbarunya yang bertitel CONFESSIONS ON A DANCE FLOOR, ada sebuah lagu yang dianggap melecehkan kaum rabi untuk kepentingan komersil.

Lagu yang diberi judul 'Isaac' itu memang sengaja ditulis Madonna untuk menghormati Yitzhak Luria, tokoh mistis Yahudi yang hidup di abad ke-16 dan juga penganut ajaran Kabbalah. Alih-alih mendapatkan pujian atas inisiatifnya, Madonna malah dicela oleh para rabi Kabbala karena dianggap mengambil keuntungan dari nama besar Luria untuk popularitasnya sendiri.

"Hukum Yahudi melarang penggunaan nama rabi yang suci untuk kepentingan komersil. Perbuatan Madonna tidak bisa diterima, dan Saya bersimpati kepadanya atas hukuman yang akan diterimanya dari Tuhan," kata Rabi Rafael Cohen sebagaimana dikutip Associated Press.

Tidak cukup sampai disitu, para Rabi juga menganggap Madonna sudah 'murtad' dari ajaran Kabbala. "Wanita seperti itu membawa dosa besar bagi Kabbala," ujar Rabi Israeli Deri. "Saya berharap kami semua memiliki kekuatan untuk mencegahnya dari menorehkan dosa terhadap kesucian Rabi (Yitzhak Luria)," tambahnya.

Madonna yang awalnya beragama Katolik, berpaling menjadi pengikut setia ajaran Kabbalah dan menambah di belakang namanya panggilan 'Esther' (diadopsi dari bahasa Ibrani, yang berarti Bintang). Istri aktor Guy Ritchie itu memang sering membuat kunjungan ke Israel sepanjang tahun 2004 lalu.

Anehnya meskipun dia sudah banyak mengunjungi banyak tempat 'keramat' bagi kaum Kabbalah, namun dirinya lupa (atau sengaja) tidak mengunjungi makam Yitzhak Luria. Lalu dari mana inspirasi menulis lagunya itu datang? Apakah mungkin justru arwah Luria yang mendatangi Madonna lewat mimpi?

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(ap/dni)

Rekomendasi
Trending